MAN 1 Tegal Selenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum 2013 Revisi

tglpost 2018-07-13 tukangpost Solachuddin, S.T. ketegori Agenda Sekolah

Tegal (Slawi) – Kurikulum 2013 (K-13) sering disebut dengan ‘kurikulum berbasis karakter’. Kurikulum ini merupakan kurikulum baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pada pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, dimana peserta didik dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam proses berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun dan sikap disiplin yang tinggi.

Kurikulum 2013 revisi diharapkan mampu menyambut peningkatan kualitas peserta didik. Karena peningkatan kualitas hidup suatu bangsa dapat berubah jika ditunjang dengan sistem pendidikan yang mapan. Bahkan, suatu bangsa tidak akan maju selama belum mampu memperbaiki kualitas sumber daya manusianya.

Workshop Implementasi Kurikulum 2013 Revisi dilaksanakan Selasa, 10 Juli 2018 pukul 07.00 s.d. 16.00 WIB bertempat di Aula An-Nur MAN 1 Tegal. Acara ini bertujuan agar para guru mampu menerapkan Kurikulum 2013 dalam pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Kepala MAN 1 Tegal, Nurhayati, (10/7) mengatakan bahwa “sebagai sarana penunjang dalam implementasi kurikulum 2013 pihak madrasah siap membangun fasilitas baik sarana di dalam maupun di luar kelas, misalnya pembuatan dan pemanfaatan gazebo untuk pembelajaran di luar kelas”.

Dalam workshop kali ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, Sukarno dan Pengawas MA Kabupaten Tegal, Suharto. Dalam kesempatan ini Sukarno memberikan penjelasan tentang kebijakan-kebijakan yang ada di Kementerian Agama terutama tentang aturan kepegawaian, sedangkan Suharto memberikan penjelasan tentang kebijakan pengawas MA.

Workshop ini diisi oleh pemateri Amari yang menjelaskan “bahwa perubahan dalam kurikulum 2013 revisi terdiri dari (1) Pemuatan Pendidikan Karakter; (2) Literasi; (3) Creative, Critical Thinking, Communicative dan Collaborative; (4) Higher Order Thinking Skill (HOTS)”. dan Akhmad Zahid yang menjelaskan tentang model – model pembelajaran. (sochud/rw)


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya


Silahkan Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.roomantik.com
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini